in

Sejarah dan Makna Terpendam Nasi Tumpeng

Bikin nasi tumpeng udah jadi tradisi turun-temurun yang mengakar di kebudayaan Indonesia, terutama masyarakat Jawa. Rasanya enak dan bisa meningkatkan rasa kebersamaan karena kamu makan berbarengan sama keluarga atau teman-teman.

Tapi, apakah kamu tahu tentang sejarah nasi tumpeng? Kamu tahu enggak sih tentang filosofi dan makna dibalik masakan Indonesia yang satu ini? Kali ini kita akan membahas dua topik itu biar bisa lebih mengenal Indonesia. Tak kenal maka tak sayang, hehe!

Sejarah nasi Tumpeng

Tumpeng udah lama banget ada di Indonesia. Makanan ini berasal dari tradisi nenek moyang yang menjadikan gunung sebagai tempat paling mulia dan tinggalnya para leluhur yang udah jadi arwah.

gunung meru hindu
Gunung Meru dalam kitab Hindu (Foto: Ancient Origins)

Hal ini berlanjut ke kebudayaan Hindu yang percaya kalau Gunung Meru merupakan pusat alam semesta dan tempat bersemayamnya dewa dewi. Makanya, bentuknya kerucut gitu, guys! Kalau berdasarkan Buddha, makanan ini memiliki makna gunung emas sebagai pusat dunia.

Nah, terus kenapa sekarang nasi tumpeng ada di event agama Islam juga? Yes, para ulama waktu itu mengenalkan agama lewat cara yang smooth, salah satunya makanan. Mereka mengadopsi dan mengaitkannya sama filosofi Islam Jawa.

Kata mereka, makanan ini merupakan simbol permohonan kepada Yang Maha Kuasa. Maka dari itu, seringkali makanan ini menemani acara pengajuan Al-Quran, contohnya saat tradisi Slametan.

Singkatan nasi tumpeng

nasi tumpeng
Foto: Harian Riau

Dalam bahasa Jawa, kata “Tumpeng” mempunyai kepanjangan lho, yaitu yen metu kudu sing mempeng. Artinya, kalau keluar harus dengan sungguh-sungguh bersemangat”. Jadi, dimaksudkan ketika “lahir ke dunia” kita wjib bersemangat dan enggak putus asa.

Makna bahan pelengkapnya

Enggak hanya nasi kuningnya, bahan pelengkap sekitaran makanan ini juga memiliki filosofi yang mendalam, lho. Biasanya, nasi tumpeng berisi 7 jenis makanan mulai dari nasi kuningnya sendiri beserta lauk pauknya.

nasi tumpeng putih
Foto: Kampung Nasi
  1. Nasi

Apakah kamu tahu kalau awalnya nasi ini warnanya putih? Itu melambangkan kesucian, bersih, dan halal.

  1. Ayam

Jenis ayam yang dipakai adalah ayam jago, maksudnya agar terhindar dari sifat buruk ayam jago kayak sombong dan selalu merasa benar.

  1. Ikan

Dulu, nasi tumpeng memakai pelengkap ikan lele yang menjadi simbol keuletan hidup soalnya lele bisa bertahan meskipun tinggalnya enggak di air mengalir.

  1. Ikan teri

Menu wajib adalah ikan teri yang biasanya kamu temukan dalam kering tempe. Nah, ikan yang kecil ini melambangkan kerukunan.

  1. Telur

Maksud telur dalan makanan ini adalah bahwa manusia meluncur ke dunia ini dengan kesucian atau fitrah yang sama. Telur bisa kamu olah jadi telur balado atau dadar irisan.

  1. Sayur urap

Bahkan, setiap sayur dalam urap mengandung arti, lho! Contohnya, kangkung maknanya melindungi dan bayam membawa ayem tenrem.

  1. Cabai merah

Hiasan tumpeng berbunga menggunakan cabai merah memiliki filosofi bisa memberikan penerangan buat orang lain.

 

Sebagai orang Indonesia, kita wajib bangga punya nasi tumpeng yang kaya akan filosofi.

Comments

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Loading…

0