in

Perjalanan Taemin, Dari Magnae Imut ke Penari Maskulin

Pada tanggal 7 September lalu, penyanyi sekaligus penari asal Korea Selatan Lee Taemin merilis album solonya yang keempat. Album yang berjudul ‘Never Gonna Dance Again, Act 1’ adalah bagian pertama dari dua bagian narasi musikal. Meskipun usianya masih tergolong muda, ternyata Temin sudah lebih dari 10 tahun berkecimpung di industri K-pop. Lee Tae Min, nama asli Taemin, memulai perjalanan karirnya di usia belia.

Pada tahun 2008, Taemin yang baru berusia 14 tahun melakukan debutnya sebagai anggota grup SHINee. Kesuksesannya dalam industri K-pop membuatnya dijuluki sebagai “Idol’s Idol”.Taemin sendiri lebih dikenal sebagai magnae atau anggota termuda boy band SHINee yang berada di bawah naungan SM Entertaiment.

 

Melihat sosok Taemin saat ini, ia terkesan seperti seorang penari yang kuat dan solid, tapi sebenarnya sosok Taemin saat ini berbeda dengan Taemin di awal Ia menitih karir. Bahkan banyak orang yang heran bagaimana Taemin bertransformasi dari image magane-nya yang imut menjadi seorang idol yang terkesan kuat dan maskulin.

Perubahan ini pertama kali terlihat jelas di adegan solonya ‘Danger’. Saat ini, Taemin menjadi bintang yang selalu diperhatikan, terutama karena kemampuan menarinya yang kreatif dan lancar.

Perjalanan Karir Taemin di Industri K-pop

Mari kita flashback ke jaman debut SHINee. Pada saat itu, Taemin masih terlihat seperti layaknya bocah berusia 14 tahun. Dibandingkan member lainnya, cahayanya termasuk yang paling redup. Jonghyun dan Onew yang paling bersinar. Wajar memang, mengingat usianya yang masih sangat belia. Kita hanya bisa melihat bahwa Taemin punya potensi dan dia memiliki kendali atas gerakan tariannya.

Saat grup SHINee mulai berkembang, Taemin selalu berada di formasi tengah jika berkaitan dengan menari. Hal ini menunjukkan bahwa dari awal dia memang diakui memiliki bakat menari yang bagus.

Namun saat itu, ia tidak terlalu menonjol dalam aspek suara. Bahkan, Taemin hanya memiliki beberapa kesempatan untuk menyanyi. Itupun juga sering dibantu member lain. Contohnya saja di lagu debutnya, ‘Replay”.

Mengetahui kekurangannya, ia pun berusaha keras untuk mengembangkan suaranya. “Aku pikir aku harus berusaha lebih keras untuk berkembang,” katanya di sebuah video dari Sellev.

Seiring berjalannya waktu, kita bisa melihat perkembangan suara Taemin, terutama di lagu SHINee “Hello” yang tidak menampilkan satu tarian pun. Kita bisa melihat bahwa suara Taemin mulai terkendali. Sebelumnnya, di tahun-tahun pertama SHINee,  suara Taemin sering goyah saat pertunjukan langsung. Tapi di lagu “Halo”, Taemin berhasil menemukan bagian yang sesuai dengan range tenor alaminya.

Kemudian pada tahun 2013, Taemin tidak hanya membuktikan dirinya sebagai penari yang hebat dan penyanyi yang berkompeten, tetapi dia juga tampil dalam berbagai lagu dan berakting dalam video musik .

Lambat laun, citranya mulai berubah. Tidak lagi dianggap sebagai maknae yang menggemaskan, melainkan sebagai seorang yang dewasa secara fisik dan ia pun merubah style-nya untuk mendukung image barunya.

Comments

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Loading…

0