in

Rangga Sang Pahlawan Kecil dari Aceh Timur

Membela Ibu yang Hendak Diperkosa

Dunia Instagram ramai membicarakan kabar malang dari Aceh Timur. Menurut laporan, seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun, Rangga, tewas saat berusaha melindungi ibunya dari pemerkosa.

“Selamat tinggal Rangga, dek, kami tahu dek kamu baik! Kamu melindungi ibumu, dan senang mengetahui kamu sudah tenang di sisi Tuhan dan surga menunggumu,” tulis akun instagram @bluemood.fyp Jumat lalu, 16 Oktober 2020.

Lebih dari 300.000 orang menonton postingan tersebut. Video tersebut berisi ribuan komentar dukungan dan doa, serta foto seorang anak laki-laki sebagai latar belakang. Menurut kabar yang beredar, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB pada 9 Oktober 2020 (Jumat).

pahlawan rangga

Saat itu, Rangga dan ibunya sedang tidur. Kemudian pelaku menarik pintu dan masuk ke rumah korban dan masuk kedalam untuk melanjutkan aksinya. Yang akhirnya mengejutkan ibunya dan Rangga juga.

Rangga pun terbangun, melihat kondisi ibunya yang hendak diperkosa, rangga kemudian berteriak dan menendang si pemerkosa sekaligus menjadi pembunuh. Karena Pelaku kesal dan akhirnya menikam Rangga secara membabi buta. Rangga pun meninggal seketika di tempat saat itu juga.

Setelah memperkosa ibu Rangga, pelaku kemudian membawa tubuh Rangga ke hutan dan dibuang begitu saja ke sungai di dekat rumah mereka. Jenazah bocah malang itu baru ditemukan pada Minggu, 11 Oktober 2020, dalam keadaan terapung di sungai di sekitar kampung korban tersebut.

Akun @salvirasyah membenarkan kabar tersebut. Ia mengatakan: “Kisah pembunuhan ini semakin menakutkan karena terjadi di desa saya. Itu terjadi pada pukul 11.00 WIB, pelaku meraba-raba tubuh korban yang hendak ia perkosa …”.

Akun bernama @r3re17 juga mengomentari postingan ini. “Akibat asimilasi Covid-19, pelaku yang baru saja dibebaskan dari Lapas Tanjung Gusta di Medan, dan selama beberapa bulan, pelaku memang berencana memperkosa ibu kandung Rangga. Seandainya tidak diberikan asimilasi, mungkin tidak akan terjadi peristiwa memilukan ini” Tulisnya di komentar postingan tersebut.

Penangkapan Pelaku Pembunuh Rangga

pembunuh rangga

Pelakunya sendiri sudah ditangkap polisi. Pelaku akan menghadapi hukuman mati. Di hadapan polisi, pelaku mengaku sudah mengetahui rumah Rangga. Pasalnya, ia sering melewati rumah saat pergi ke Palm Garden dan memang, pelaku sudah berencana untuk memperkosa ibunya tersebut.

“Terdorong kasus ini, tersangka Samsul Bahri memperkosa ibu korban, tapi sejak awal tersangka membawa parang,” Bareskrim Polres Rangsar. Kepala Reserse Iptu Arief Sukmo mengatakan. Pada Senin, berbibicara di depan para wartawan Langsa.

Iptu Arief menjelaskan, tersangka telah dilaporkan dalam berbagai pasal atas perilaku kejamnya, di antaranya:

Digunakan bersama dengan Pasal 338, Pasal 340, Pasal 285 dan Pasal 351, ayat 2 KUHP.
Pasal 80 UU No. 35/2014 tentang kekerasan dan penganiayaan dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.

Pasal 338 KUHP menetapkan bahwa siapa pun yang dengan sengaja mencabut nyawa orang lain menghadapi ancaman pembunuhan dan dapat dihukum hingga 15 tahun penjara. dan Pasal 339 & 340 pelaku telah memiliki rencana untuk membunuh siapapun, yang akan dilakukannya saat ada yang mengganggunya saat memperkosa. Terlihat dari parang yang sengaja ia bawa, bila-bila mendapat serangan dari orang lain.

Comments

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Loading…

0