in

Viral Polisi PJR Kawal Richard Muljadi Joging

Anggota PJR Tersebut Akhirnya Kena Sanksi

Sebuah video memperlihatkan salah satu tersangka adalah Richard Muljadi saat jogging didampingi anggota Patroli Jalan Raya (PJR) di kawasan Denpasar Bali yang sangat populer di media sosial. Polisi yang mengawal pria itu sekarang diberi sanksi. Dalam video yang diputar, terlihat tiga orang sedang jogging di Jalan By Pass Ngurah Rai, Denpasar. Pria dalam video itu Richard Muljadi.

Mobil PJR ada di depan, dan ada 3 orang joging di belakang. Di belakang ketiga pria yang sedang berlari itu, mereka melihat sebuah mobil putih menemani mereka. Netizen menegaskan, mobil PJR tersebut menyediakan pengawalan bagi pria tersebut (diduga Richard Muljadi) dan dua pria lainnya saat jogging. Netizen juga menanyakan identitas Richard Muljadi yang divonis penjara kasus kokain pada Februari lalu.

Tak hanya itu, netizen juga menandaskan ketiga pria yang membawa anjing putih itu di bawah pengawalan polisi. Saat video tersebut menjadi perbincangan, pihak Propam Polda Bali memeriksa petugas polisi yang sedang mengawal. Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Syamsi (Kombes Syamsi) mengatakan, Jumat (16/10/2020), “Saat ini cabang Partai Polda sudah diperiksa.

Video viral seseorang yang sedang jogging di kawasan Denpasar oleh Richard Muljadi. Katanya: “Ya pengawalnya sekarang sedang diperiksa, jadi jumlahnya tidak pasti, karena saya baru dipanggil siang ini. Karena baru hari ini, tidak sesuai prosedur. Makanya Propam melakukan pemeriksaan,” tambahnya.

Pengawalan Richard “Terpidana” Kasus Penyalahgunaan Narkoba

Viral Polisi PJR Kawal Richard Muljadi Joging

Orang yang mengawal pria tersebut (Richard) diduga melanggar SOP yang ditentukan. Dua polisi diinterogasi oleh Propam saat mengawal Richard. Syamsi mengatakan: “Ini tidak sesuai prosedur, jadi Propam melakukan penyidikan. Kami hanya menyelidiki kesalahan anggota yang melanggar SOP dalam prosedur yang menyertai. Jadi tidak ada yang dilindungi.”

Richard Muljadi divonis menggunakan kokain 1,5 tahun penjara. Hakim menjatuhkan hukuman padanya. Tujuan pertama kali melakukan tindak pidana rehabilitasi adalah agar hakim memerintahkan rehabilitasi. Pertanyaan kapan harus mengumumkan bahwa dia telah sembuh tergantung pada analisis dokter.

Jika RSKO mengumumkan bahwa Richard Muljadi dapat pulih dari ketergantungan narkoba sebelum masa tindak pidana berakhir, Richard tetap harus menjalani hukumannya. Richard pulih di Rumah Sakit Ketergantungan Narkoba (RSKO) Cibubur di Jakarta Timur. Putusan itu dibuat hakim pada akhir Februari 2019.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menyatakan tidak berhak menghakimi Richard saat dimintai konfirmasi. Rika Aprianti, Kepala Humas dan Protokol Administrasi Umum Negara Otonomi Palestina, mengatakan kliennya tidak memiliki kekuasaan karena hakim menilai Richard harus menjalani rehabilitasi.

Ricard mengatakan melalui pesan singkat pada Sabtu (17/10): “Yang terlibat ditentukan oleh rehabilitasinya, bukan kami.” Brimob Polda Bali akhirnya menjatuhkan sanksi kepada pejabat yang mengawal tersangka Richard Murjadi.

Tanggapan Kepolisian Terhadap Pengawalan Oleh PJR

Viral Polisi PJR Kawal Richard Muljadi Joging

Kepala Humas Polda Bali Kombes Syamsi mengatakan kepada wartawan, Senin: “Yang ingin saya sampaikan, hasil pemeriksaan itu sudah ada tindakan disiplin, dan tindakan disiplin sudah dilakukan dalam bentuk sanksi administratif.”

Syamsi menjelaskan, sanksi administratif yang dimaksud adalah meminta dua anggota PJR meminta maaf karena tidak mengulangi perbuatannya. Kemudian mereka berdua menerima peringatan lisan. Syamsi mengatakan: “Ketiga sanksi ini mohon maaf dan tidak melakukan tindakan lagi.”

Syamsi mengatakan, tidak ada permintaan resmi untuk mendampingi pria yang diduga Richard Murjadi. Polisi juga menilai kegiatan jogging ketiganya tidak cocok untuk pendamping.

“Jadi jelas tidak ada permintaan formal dari yang bersangkutan. Kalaupun ada permintaan, kami akan menilai apakah wajib mendampingi atau mendampingi secara tidak patut, sehingga menurut kami tidak pantas untuk mendampingi,” kata Syamsi.

Propam menilai pria tersebut diduga dikawal Richard Muljadi dan melanggar prosedur. Karena pengawal punya syarat yang harus dipenuhi. Dia berkata: “Misalnya, mengawal presiden dan wakil presiden, lalu pejabat negara, lalu pejabat atau ambulans bersama pasien. Ini syarat pengawalan.”

Sekaligus cegah jogging, seperti video viral Richard Muljadi yang tidak sesuai program. Pengawalan juga dinilai kurang tepat, sehingga anggota PJR dimintai keterangan oleh Propam.

“Karena yang diawasi adalah yang melarikan diri, dianggap tidak memenuhi prosedur yang berlaku. Intinya semua bisa mengajukan pengawalan, tapi polisi harus mempertimbangkan dan menilai apakah pengawalan ini sesuai,” kata Syamsi.

Dia menambahkan: “Jika kejadian yang terjadi kemarin dianggap tidak layak untuk pengawalan, Polda Bali akan melakukan pemeriksaan.”

Namun, Syamsi enggan menjelaskan dengan jelas siapa yang dikawal saat jogging. Syamsi mengatakan, Ditpropam Polda Bali hanya fokus memeriksa anggota yang mendampingi.

“Rekan saya melihat orang di video itu. Saya tidak perlu menjelaskan lebih jelas bahwa fokus kepolisian terkait dengan pelanggaran tata tertib petugas lalu lintas. Ini yang menjadi fokus penyidikan propam,” kata Syamsi.

Comments

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Loading…

0